Album Review: Saptarasa – Anti-Sceptic EP

Anti-sceptic saptarasa repsychoo
SAPTARASA

ANTI-SCEPTIC EP
AMPLOP RECORDS, 2017
Genre: Experimental, Raga Rock, Psychedelic, Folk, Alternative Rock, Dangdut

Dangdut memang selalu dicap menjadi musik untuk golongan kelas bawah di Indonesia. Tetapi sebelum dangdut mengalami hibridisasi dengan musik techno dan menjadi dangdut koplo, dangdut merupakan sebuah genre musik yang paling tulus dan emosional dalam menyampaikan perasaan. Berkat hal tersebut dangdut bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat terutama masyrakat kelas bawah yang mengalami banyak problema dalam hidup. Dangdut juga dulu dipenuhi oleh cool stuff seperti Rhoma Irama yang memasukkan riff riff hard rock, psychedelic rock dan blues rock ala Led Zepellin, Pink Floyd dan T.Rex ke dalam dentuman gendang dan suling atau Evie Tamala dengan suaranya yang khas dan menenangkan jiwa.

Di tahun 2017 ini, ada lima pemuda dari Bogor yang ingin mengembalikan dangdut dengan berbagai macam cool stuff dan menamakan dirinya Saptarasa. Saptarasa diisi oleh Dewo (vokal), Erick (gitar), Ayu (keyboard), Alex (bass), dan Geri (gendang, percussion). Dewo sendiri merupakan putra vokalis grup legendaris serta pionir comedy pop di Indonesia yaitu Jhonny Iskandar dari Orkes Moral Pengantar Minum Racun (OM PMR) (dan ya, beliau bukan pengemis cintaaaaaaaa). Saptarasa lahir berkat ide gila ayah Dewo yang ingin membuat musik dangdut lebih terkenal di dunia internasional dan membawa dangdut ke dimensi yang lebih baru agar bisa diterima kaum muda yang mengaku dirinya hipster dan alternative. Dengan menjamurnya psychedelic dan folk di Indonesia mereka berusaha merebut perhatian pendengar umum lewat karya perdana mereka yang merupakan permainan kata dari Antiseptik yaitu “Anti-Sceptic”.

Tentunya EP ini memuat banyak sekali konten-konten dari musik rock yang eksis di era 70’an seperti di “Majestic Exordium” yang membuka kembali misteri dan keeksotisan dari musik psychedelic dan folk rock yang dibawa oleh George Harrison dalam The Beatles. “Reborn Rhapsody” menyatukan Kula Shaker untuk dosis raga rock dan The Charlatans dari segi pengambilan tema serta musiknya. “Pathetic Fairytale” bermain dalam khasanah yang lebih pop dan enak di telinga. Ada rasa Blur di album “Think Tank” dan “13” yang menyusup serta semangat britpop melagu bersama di lagu ini. “The Holes” mencoba menjadi Radiohead dalam bahasa psychedelia dan lebih dangdut. “Petrichor” cukup melodius dan unik dengan lengkingan organ yang menyusup dan membuat lagu semakin mellow dan emosional.

Saptarasa mempunyai materi yang kuat untuk debut albumnya, mastering yang terdengar bagus, musik yang unik dengan kadar yang pas sehingga pendengar merasakan emosi dari intonasi yang dibawakan, dan tema lagu yang terdengar filosofis. Tetapi, Saptarasa terlihat terlalu menggebu-gebu dan seolah overpowered di beberapa titik sehingga lagu terdengar terlalu aneh dan dipaksakan. Titik lemah di album ini terletak di vokal Dewo yang harus banyak berlatih bahasa Inggris lebih fasih lagi terutama dari segi pengucapan, pengucapan bahasa Inggris Dewo yang masih terdengar terbata-bata dan kaku sedikit merusak mood dan makna lagu sehingga pesan dari lagu kurang tertangkap dengan baik.

Dalam wawancaranya bersama majalah Provoke, sang vokalis Dewo pernah berujar  “Gue masih ingat kata Bokap (Joni Iskandar), ‘adakanlah yang tidak ada, karna yang gak ada itu ada’. Maksudnya, buatlah karya yang unik dan orisinil.”. Untuk sekarang Saptarasa memang terasa unik dan original lewat karya perdananya. Mereka cukup berani menabrak musik yang selama ini selalu dianggap ras bawah oleh masyarakat umum dan membawakannya menjadi satu sajian psychedelic yang unik dan menambah khasanah musik Indonesia. Tetapi, jika mereka ingin berjalan lebih lanjut dan menyebarkan ideologi bahwa “dangdut tidak murahan” maka mereka harus belajar jauh lebih banyak dan harus jauh lebih memukau karena bukan tidak mungkin impian Saptarasa membawa dangdut naik kelas di dunia musik alternative bukanlah impian belaka.

6.9

TRACK LIST: (Lagu yang diberi penebalan merupakan key track)

  1. Majestic Exordium
  2. Reborn Rhapsody
  3. Pathetic Fairytale
  4. The Holes
  5. Petrichor

Like Fanpage RE:PSYCHO pada tautan ini

 

 

Leave a Reply