Album Review: Daichi Miura – Hit

三浦大知-HIT-758x758

DAICHI MIURA
HIT
AVEX TRAX, 2017
Genre: Pop, Dance-Pop, Electropop, Experimental Pop

Tak terasa Michael Jackson kecil dari Jepang ini akan menginjak umur 30 tahun. Sudah banyak prestasi yang diukir oleh Daichi Miura mulai dari memenangi penghargaan artis Jepang terpopuler di gelaran MTV Europe Video Music Awards, dan tampil di tempat konser yang besar berkali-kali.

Selain kepiawaiannya dalam berdansa dan bernyanyi, Miura juga mampu menjaga musikalitasnya dengan sangat baik di tiap album. Berbeda dengan artis populer Jepang pada umumnya ia memberikan jeda waktu dua tahun antar album sehingga ia bisa memoles musik yang akan dihadirkan menjadi semakin elok dan semakin baik di tiap albumnya. Untuk album keenamnya yang berjudul HIT ia menyisihkan waktu 18 bulan dari album sebelumnya FEVER.

Setelah ia mengukuhkan dirinya sebagai pangeran dancepop Jepang pada album FEVER yang masih meninggalkan jejak EDM yang generik pada album keenamnya Miura benar-benar merancang HIT sekompleks dan seunik mungkin namun masih dalam kemasan dancepop dan electropop. Dengar saja single pertama dari album ini yaitu “Cry & Fight” yang bekerjasama dengan musisi experimentalist yang dipuji oleh Pitchfork bernama Seiho dan menghasilkan sebuah lagu pop terbaik sepanjang 2016.  “Cry & Fight” terus menerus menggempur penggemarnya dengan vokal Miura yang kuat serta permainan musik Seiho yang terdengar sangat wonky dan kompleks seperti mendengar karya FKA TwigsSophie dengan PC Music atau Flume. Di akhir lagu Seiho dan Miura memberikan turbulensi kencang dari vokal dan beat yang dapat membuat pendengarnya merasa emosional dibalik beat pop yang terdengar absurd tapi masih nyaman didengar sampai 100 kali.

Kejeniusan Miura dalam memilih lagu dilanjutkan di “Darkest Before Dawn” yang mengambil sisi baik dari EDM dan dicampur dengan musik electropop yang megah serta berpegang teguh pada chord-chord dasar sehingga terdengar sangat organik dan tidak menggangu pendengarnya dengan dentuman yang tidak jelas, ada nuansa Goldfrapp dalam album “Seventh Tree” terutama di pengambilan sisi electro-folk-nya. Miura terbukti lentur dalam mengikuti beat latin jazz ala Sergio Mendez dari SOIL & “PIMP” SESSIONS dalam “Rise Up” sehingga menghasilkan sebuah hibrida antara pop, jazz, world music, latin, dan hip hop yang mampu membuat pendengarnya baila!.  

Miura juga membawa lagu yang berirama pop masa kini ke dalam bahasanya sendiri dan menjadi terdengar lebih smooth seperti “Neon Dive” yang meminjam beat dari deep house lalu disuntik dengan musik future funk yang halus. Pada “EXCITE” ia mencomot PC Music, K-Pop, UK Garage menjadi hal modern dan segar untuk sebuah soundtrack tokusatsu seperti Kamen Rider. “(RE)PLAY” membawakan musik big beat serta speed garage yang groovy namun tetap berdentum keras dan mampu membuat orang berdansa. Miura mengatur musik tropical house yang diusung pada “Dare mo ga Dancer” sehingga terdengar orisinal dan tidak mengikuti pakem lagu tropical house pada umumnya. Lagu positif “Hang In There” dibawakan dengan sangat positif dan mampu memancing semangat pendengarnya dengan lantunan future house dan nu-disco yang tepat sasaran.

Miura juga masih membawakan akar musiknya yaitu R&B di beberapa lagu seperti “Body Kills” yang menyenangkan dan dilanjutkan dengan lagu alternative R&B “Darkroom” yang seksi dan bergairah lengkap dengan riff hard rock untuk menambah kesan sensual. “Can’t Stop Won’t Stop Loving You” merupakan kawin silang yang baik antara UK garage, deep house, R&B, disco dan cita rasa pop yang dibawakan Michael Jackson di era “Thriller” dan “Bad”. Nomor balada “Star” dibawakan begitu dalam dengan selipan synth yang besar untuk mendramatisir suasana.

Album keenam Daichi Miura berisikan dua belas lagu dance-pop dan R&B yang dibawakan dengan sangat baik dan jenius oleh Miura. Ia mampu memodifikasi musik pop masa kini dan menyesuaikannya dengan musik yang ia suka sehingga terdengar unik dan tidak berusaha untuk menjadi siapa-siapa.

HIT juga tidak berlebihan dan tidak menonjolkan dentuman seperti layaknya album dance-pop saat ini yang hanya mengumbar trap beat atau dentuman EDM yang kencang demi membuat orang bergoyang. Ia membawakan semua lagu dengan alami tanpa harus berpegangan atau copy paste musik EDM seperti Exile Tribe yang hasilnya malah membingungkan dan nanggung untuk membuat orang setidaknya bergoyang bukan hanya berloncat-loncat. Eksplorasi yang Miura lakukan di album ini terdengar gila dan cutting edge untuk ukuran album dance-pop bahkan untuk ukuran album pop Jepang sekalipun. Ia tidak takut untuk bermain di beat eksperimental dan berhasil mengubahnya ke dalam suatu gerakan dansa kompleks yang membuat penontonnya takjub, Miura seolah memberikan pengalaman audio dan visual dalam album HIT yang mampu menghantam pendengarnya dengan musik dance-pop yang berbeda dari yang sudah ada.

HIT adalah album terbaik Daichi Miura karena berani melewati batas nyaman dari sebuah musik dance-pop. HIT membuktikan bahwa musik dance-pop bisa dibawa ke level yang lebih tinggi tanpa harus dicap murahan dan bisa membuat takjub para kritikus musik. Membuat album dance-pop yang generik itu mudah tetapi membuat album dance-pop yang eksperimental tapi bisa membuat orang larut dalam rutinitas dansa itu hebat maka dari itu HIT adalah album dance-pop yang cerdas dan dewasa.

8.4

TRACK LIST: (Lagu yang diberi penebalan merupakan key track)

  1. Darkest Before Dawn
  2. EXCITE
  3. (RE)PLAY
  4. Neon Dive
  5. Body Kills
  6. Darkroom
  7. Can’t Stop Won’t Stop Loving You
  8. Rise Up (feat. SOIL&”PIMP”SESSIONS)
  9. Star
  10. Dare mo ga Dancer
  11. Cry & Fight
  12. Hang In There

Like Fanpage RE:PSYCHO pada tautan ini

Leave a Reply