25 LAGU ANIME TERBAIK 2016

7e7d8b-400x396

  1. Johnny’s West – Jinsei wa Subarashii (Johnny’s Entertainment) (Opening Gyakuten Saiban)

Jarang ada lagu dari boyband buatan agensi Johnny’s yang menjadi lagu untuk anime tetapi sekalinya mereka mengisi anime hasilnya adalah “Jinsei wa Subarashii”. “Jinsei wa Subarashii” bermain dengan formula lagu-lagu populer pada grup boyband binaan Johnny’s yaitu nada-nada ceria nan gembira yang mampu menghidupkan suasana, perbedaan lagu ini dengan lagu Johnny’s yang lain adalah semangat funk dan city pop yang menjadi benang merah lagu pembuka kedua Gyakutan Saiban. Mereka terus membawakan good vibe dari awal sampai akhir dan mengajak pendengarnya untuk berdansa dan mempunyai good time bersama. Kekuatan boyband binaan Johnny’s  dan lagu yang gembira nan ringan membuat “Jinsei wa Subarashii” mencapai posisi satu di Jepang.

tyct-60086

  1. Glim Spanky – Ikari wo Kure yo (Virgin Music) (Lagu Tema One Piece Gold)

Duo garage rock/blues rock menyuntikkan semangat bermusik mereka ke dalam One Piece. Mereka memasukkan unsur glam rock ala T-Rex dalam “21st Century Boys”, hard rock/blues rock ala Led Zeppelin dengan vokal soulful sengau nan lantang seperti Patti Smith dan Janis Joplin. Glim Spanky menjaga tempo lagu ini dengan baik dan terus menggempur pendengarnya dengan keagungan rock jaman dahulu yang legendaris.

bvcl-703

  1. Swimy – Acchi Muite (Ariola) (Ending Gintama)

Grup indie pop/dance rock pendatang baru ini memainkan “Acchi Muite” dengan semangat new wave dan semangat dance yang kental seperti yang The B52’s lakukan dahulu dengan vokal saling berbalas satu sama lain antara cewek dan cowok. Mereka memadukan hal tersebut dengan musik yang dipengaruhi oleh modern indie pop yang ritmis dengan wordplay yang menarik. “Acchi Muite” adalah lagu anime yang kental dengan suasana hipster indie pop di tahun 2016.

escl-4719

  1. Burnout Syndrome – Hikariare (Epic) (Opening Haikyuu Season 3)

Trio alternative rock ini membuat lagu yang mampu membakar semangat dengan lirik yang apa adanya dan in your face tanpa perlu ada metafora. Lagu yang bisa memotivasi diri sendiri dikala sedang down dibawakan sesuai dengan musik pengiringnya. Musik indie rock yang terpengaruh oleh band british seperti The Futureheads, The Subways, The View dan power pop seperti Weezer menegaskan bahwa mereka siap membawa pendengarnya yang sedang down kembali bersemangat menjalani hidup. Chant “woo wooo” pada lagu ini sedikit mengingatkan lagu The Futureheads “Hounds of Love”. Vokal Kazuumi Kumagai yang berat dan mampu mencapai nada tinggi menambah kelengkapan “Hikariare” sebagai lagu indie rock yang mampu membuat pendengarnya tersenyum kembali menjalani aktivitas hidup.

weaver-s-o-s-758x752

 

  1. Weaver – S.O.S. (A-Sketch) (Opening Udon no Kuni no Kiniro Kemari)

Trio piano rock ini bergeser sedikit ke musik piano rock dan beralih ke musik synthpop dan new wave seperti yang pernah Keane lakukan dalam album “Perfect Symmetry”. Mereka mengambil musik dari “The Sound” milik The 1975 dan membawakan ulang lagu tersebut menjadi lebih ceria dengan memasukkan banyak efek synth di tengah lagu serta terdengar lebih danceable ketimbang versi The 1975 yang terlihat murung. Unsur 80’an juga seolah terpancar dari warna musik mereka disertai lirik yang positif. Meski menyadur musik orang Weaver menciptakan ekosistem mereka sendiri melalui lagu ini dan menjadi lagu yang pas untuk anime slice of life terbaik tahun ini.

Leave a Reply