bbs2

SINGLE REVIEW: BOOM BOOM SATELLITES – LAY YOUR HANDS ON ME

01 LAY YOUR HANDS ON ME_artwork_1

BOOM BOOM SATELLITES
LAY YOUR HANDS ON ME
SONY, 2016
Genre: EDM, Trance, Big Beat

Menjadi musisi electro tidaklah mudah, ia harus cepat tanggap dalam melihat trend musik yang sedang heboh saat ini dan mengaplikasikannya ke dalam lagu agar bisa mendapat popularitas. Dengan adanya trend seperti ini musisi electro yang setia memainkan musik yang sama ketika awal karirnya sudah mulai menipis apalagi ketika ada pengumuman bahwa legenda musik Jepang dalam bidang electrorock/industrial Boom Boom Satellites menyatakan akan membubarkan dirinya pasca perilisan single “Lay Your Hands On Me” pada tanggal 22 Juni 2016.

Penyakit kanker otak yang diderita oleh sang vokalis Michiyuki Kawashima menjadi penyebab utama mereka memutuskan untuk mengakhiri karir musik mereka sebagai Boom Boom Satellites karena penyakit yang diderita Michiyuki sudah cukup parah bahkan sudah sampai di tingkat dimana dia harus dibantu kursi roda untuk beraktivitas. Michiyuki dan Nakano memaksimalkan seluruh kemampuan dan kesehatan yang ada untuk membuat satu lagu perpisahan dengan penggemar mereka yang juga menjadi lagu pembuka untuk anime buatan Trigger yaitu “Kiznaiver” dengan “Lay Your Hands On Me”.

“Lay Your Hands On Me” adalah sebuah bentuk terima kasih atas musik electro 90’an yang sudah berpengaruh banyak kepada musik mereka dan hal tersebut sudah tercermin dari intro lagu yang mengambil pola synth dari intro tembang legendaris dari Underworld “Born Slippy”. Mereka menggempur telinga pendengarnya dengan musik trance dan big beat yang menjadi primadona musik electro 90’an, mereka juga menyadur kickdrum dari lagu The Chemical Brothers “Believe” dan menyadur bridge dan outro dari lagu Denki Groove “Niji” dengan bassline musik new wave. Mereka tidak terjebak dalam kemasyhuran musik 90’an karena mereka masih menyisipkan bumbu EDM masa kini agar terdengar relevan dengan kondisi musik sekarang. Atmosfir yang spacy menambah kemegahan dan keepikan lagu.

Kondisi Michiyuki yang sedang sakit-sakitan tertuang jelas dalam lirik lagu ini. Lagu ini menggambarkan state of mind Michiyuki ketika mengalami kondisi yang membuat hidupnya tidak bisa normal seperti dulu kala. Pada bait “Lay your hands on me/Stay close by my side”, Michiyuki membutuhkan orang-orang yang akan terus menemaninya dan sama-sama berjuang untuknya untuk menghadapai masa sulit yang ia lalui dengan penyakitnya tetapi ia tidak mau terdengar cengeng sedikitpun dan menutupinya dengan dentuman musik yang kencang.

Mendengarkan dan mencerna liriknya sampai akhir kita tahu bahwa “Lay Your Hands on Me” memang lagu perpisahan dari Boom Boom Satellites, lagu ini dibuat bukan hanya sekedar menyesuaikan tema dari anime “Kiznaiver” lebih dari itu ada makna yang sangat dalam dari sang komposer mengingat lagu ini dibuat ketika Michiyuki sudah mulai sulit untuk berkomunikasi secara normal. Dengan “Lay Your Hands On Me” mereka sukses membuat trance menjadi hal yang keren dan membuat anthem seperti “Born Slippy” untuk generasi pecinta anime modern. Lagu ini juga menjadi ucapan selamat tinggal yang hebat karena mereka menutup karir sebagai Boom Boom Satellites dengan mengkreasi ulang musik yang sudah membesarkan mereka dan hasilnya sangat memuaskan. Salut untuk Boom Boom Satellites.

One thought on “SINGLE REVIEW: BOOM BOOM SATELLITES – LAY YOUR HANDS ON ME

Leave a Reply