ALBUM REVIEW: HITORIE – DEEPER

SMAR_CD_BLH14

HITORIE
DEEPER
HINICHIJOU/SONY, 2016
Genre: Dance Punk, Alternative Rock, Indie Rock, Post-Punk Revival, Math Rock

Wowaka adalah salah satu contoh dari kisah sukses para produser Vocaloid yang memilih untuk lepas dari dunia doujin ongaku dan menjalani karir secara profesional di dunia musik. Ia dulunya lebih dikenal sebagai pembuat lagu yang menggunakan suara Hatsune Miku sebagai vokal utamanya dan meraih kepopuleran di dunia Vocaloid dengan lagu seperti “unhappy refrain”, “toosenbo” dan tentunya “rolling girl”. Setelah kepopuleran Vocaloid dan doujin ongaku sudah mulai menurun ia memilih untuk beristirahat sejenak dan kembali lagi ke dunia musik tanpa bantuan suara robotik Miku dan teman-temannya. Dia mengajak kawan-kawan doujin ongaku lainnya yang sebelumnya membuat musik dari Vocaloid dan Touhou untuk membentuk sebuah unit dance-punk/post-punk revival bernama Hitorie. Hitorie langsung dikontrak oleh Sony Music dan telah merilis dua album berjudul “Wonder and Wonder” dan “Deeper”.

Memang mereka meninggalkan dunia tersebut tetapi musik mereka masih mempunyai unsur doujin ongaku yang kuat terutama vokal wowaka yang tipis sehingga ia terdengar seperti versi laki-laki dari Hatsune Miku. Setidaknya itu yang tercermin dalam album kedua mereka yaitu “Deeper” dan tergambar pula dalam lagu pembukanya yaitu “GO BACK TO VENUSFORT”. Mereka menunjukkan rasa cinta mereka kepada band post-punk revival lewat “Shutter Doll” dan hal tersebut langsung terasa ketika memasuki intro yang mengingatkan akan lagu Editors yang berjudul “Munich”. “One Me Two Hearts” adalah lagu yang harusnya masuk ke dalam album perdana Bloc Party yaitu “Silent Alarm”, “Talkie Dance” adalah definisi terbaik dari istilah dance-punk. wowaka seolah menyuruh pendengarnya untuk berdansa bersama mereka sambil membombardir dengan musik yang cepat. Walaupun “Swipe, Shrink” berpegang teguh pada alternative rock standar mereka masih bisa membuat beat yang bisa membuat orang bergoyang meski hanya memainkan pundaknya saja. Kompleksitivitas mereka mencapai puncaknya dalam “Rinkaku” dan “Koutenshou no Backbeat” yang bernafas dalam tubuh math rock sambil dicampur indie rock ala band Inggris di pertengahan 2000an.

Tidak selamanya album ini bermain cepat dengan mengandalkan lick gitar Telecaster yang kompleks atau permainan drum yang dancy. Mereka menurunkan tempo pada “Fuyuno” dan “Mirror” yang berjalan lebih tenang dengan sentuhan pop rock yang kental.  Iringan funk rock dengan bassline yang kental hadir dalam“Bathtub to Yumeyuu”. Semua lagu yang tidak terlalu kompleks ini berhasil dibawakan dengan baik dan masih mempunyai kaitan dari lagu sebelumnya meski harus bermain lebih simpel.

Album kedua Hitorie merupakan album yang konsisten dari awal sampai akhir, mereka terus memainkan musik yang terilhami oleh gerakan indie rock yang terjadi di Inggris pada pertengahan 2000an dimana genre yang menjadi cabang dari indie rock yaitu post-punk revival, dance punk dan new rave menjadi panutan dan dipuji oleh media musik. Mereka mengembalikan sentuhan musik tersebut sembari mencampurkan esensi musik dari skena Vocaloid serta Touhou, fusi dari kedua jenis musik yang berbeda ini menghadirkan sensasi unik di setiap tubuh lagu dan hal tersebut menjadi nilai tambah karena mereka menggabungkan fans Vocaloid lama mereka dengan fans baru yang ingin mendengarkan mereka bermain indie rock. Tidak adanya unsur eksperimental disini tertutup dengan fokusnya alur dari album Judul album kedua mereka yaitu “DEEPER” terdengar cocok dengan tema serta musik yang dibawakan, lirik yang muncul memang lebih dalam dari segi emosional dan membawa pendengarnya untuk berdansa lebih dalam lagi sampai kehilangan batas antara kesenangan dan kepedihan. Jika mereka bermain terlalu lama pendengar akan terlalu capek berdansa untuk itu mereka hanya memainkan 10 lagu dengan durasi 41 menit. Lewat album keduanya Hitorie berhasil melakukan persembahan yang baik untuk musik dance rock dan untuk wowaka ia berhasil menjadi salah satu lulusan terbaik Vocaloid dari segi musikalitas dengan “Deeper”.

8/10

TRACK LIST: (Lagu yang diberi penebalan merupakan key track)

  1. GO BACK TO VENUSFORT
  2. Shutter Doll 「シャッタードール」
  3. One Me Two Hearts 「ワンミーツハー」
  4. Swipe,Shrink
  5. Talkie Dance「トーキーダンス」
  6. Rinkaku 「輪郭」
  7. Fuyuno「フユノ」
  8. Bathtub to Yumeyuu 「バスタブと夢遊」
  9. Koutenshou no Backbeat 「後天症のバックビート」
  10. MIRROR

2 thoughts on “ALBUM REVIEW: HITORIE – DEEPER

Leave a Reply