aimer

SINGLE REVIEW: AIMER WITH CHELLY – NINELIE

Aimer - ninelie

AIMER WITH CHELLY
NINELIE
SONY MUSIC, 2016
Genre: Pop Rock, Anisong

Aimer merupakan penyanyi Jepang yang tidak terdengar seperti penyanyi Jepang. Kemampuan vokalnya memang sulit untuk ditandingi oleh penyanyi Jepang manapun karena dia bisa bernyanyi dengan lirih dan powerful dalam satu lagu ditambah lagi ia tergolong lancar mengucapkan kata dalam bahasa Inggris meski dia asli dari Jepang. Aimer sudah berkolaborasi dengan banyak produser dan komposer tetapi kolaborasinya dengan Hiroyuki Sawano merupakan kolaborasi terbaik dalam karir bermusik Aimer. Sawano dan Aimer telah berkolaborasi dalam berbagai lagu baik itu untuk Aimer maupun untuk Sawano sendiri bahkan mereka sudah membuat album kolaborasi yang diberi judul “UnChild” yang dirilis pada 25 Juni 2014 dan duduk di posisi ke-10 di Jepang. Mereka kembali berkolaborasi dalam single terbaru Aimer yang dirilis hampir setahun setelah “Brave Shine” dan mengajak vokalis dari EGOIST yaitu Chelly untuk menemaninya dalam “Ninelie”.

Lagu yang menjadi penutup anime “Koutetsujou no Kabaneri” ini masih menampilkan kualitas vokal dari Aimer dan Chelly walaupun vokal Aimer sangat dominan sehingga Chelly terdengar hanya sebagai sisipan dalam lagu ini. Sawano seolah sudah menganalisa bagaimana vokal dari Aimer dan Chelly sehingga ia mengeluarkan performa keduanya dalam aransemennya tetapi tidak overpowered dan tetap ringan. Seperti biasa Sawano menyisipkan beberapa unsur ambient untuk membuat lagu menjadi lebih megah. Permasalahan yang muncul pada “Ninelie” adalah kurangnya hook yang membuat lagu ini enak untuk diputar berkali-kali dan membuat pendengarnya bergumam setelah mendengarkan lagu. Sawano menyetel lagu ini dengan semangat power ballad tetapi sebuah ballad akan terasa enak jika ia mempunyai hook dan Sawano sedikit miss dalam hal ini dan lagu berjalan sedikit datar tanpa ada klimaks yang mumpuni.

Soal komposisi Sawano memang sudah tidak diragukan lagi, ia membentuk “Ninelie” dengan mengedepankan musik yang upbeat tetapi terdengar lirih dan konsep tersebut dibawakan dengan baik oleh Aimer serta Chelly tetapi Sawano sedikit terobsesi dengan konsep tersebut sehingga ia lupa untuk menaruh reff atau setidaknya hook yang maksimal agar membuat lagu tersebut bisa bertahan lama dan tidak hanya menjadi pemanis dalam suatu anime.

Leave a Reply