ALBUM REVIEW: LIVETUNE+ – SWEET CLAPPER

Ce92z8_VIAAgike

LIVETUNE+
SWEET CLAPPER
UNBORDE/WARNER, 2016
Genre: Pop, Electropop, Dance, Synthpop

Terangnya cahaya kepopuleran Vocaloid sudah mulai redup secara perlahan seiring dengan menurunnya trend musik ini di dunia musik Jepang. Banyak musisi yang sudah tidak memakai Vocaloid dan lebih memilih untuk berkarir di dunia musik yang sebenarnya seperti hachi yang berkarir secara profesional melalui nama aslinya yaitu Kenshi Yonezu, wowaka yang membentuk band indie rock bernama hitorie dan juga livetune yang memilih untuk berkarir secara profesional dengan musik electropop.

Livetune yang diisi oleh kz seorang adalah salah satu motor penggerak skena Vocaloid. Pada masa jayanya album Vocaloid yang ia buat berhasil mencapai peringkat 15 besar di Jepang dan berkolaborasi dengan banyak artis papan atas dari Jepang dan Internasional sebut saja ClariS, Arashi sampai Zedd serta Pharrell Williams. Dia juga mencampurkan musik khas anisong dengan sensibilitas pop secara umum sehingga dia bisa menjembetani fans anisong dengan yang bukan. Setelah trend Vocaloid pudar kz menapaki karir profesionalnya sebagai seorang produser dan telah merilis satu album berjudul “To” yang mendapat atensi yang cukup bagus tetapi masih belum bisa menandingi kepopulerannya ketika dia masih menggunakan Hatsune Miku sebagai vokal. Untuk kembali mendapatkan atensi ia membuat unit baru bernama Livetune+ yang diisi oleh seorang vokalis bernama Anna Yano yang merangkap sebagai model dan bergabung dalam manajemen Asobi System serta meneken kontrak dengan label yang menjadi wajah baru musik pop Jepang yaitu Unborde. Setelah mereka merilis beberapa video klip seperti “Milky Rally”, “Soft Touch” dan “Sweet Clapper” mereka merilis EP dan menjadi karya pertama mereka berjudul “Sweet Clapper” yang sudah dirilis pada 11 Mei 2016 kemarin.

Bergabungnya Livetune+ ke dalam Unborde seolah ingin menegaskan bahwa ia masih bisa membuat musik electropop yang catchy namun masih dalam koridor yang ia inginkan apalagi rekan satu labelnya adalah tofubeats dan Yasutaka Nakata dari grup Capsule dimana kedua orang tersebut bertanggung jawab atas pembaharuan yang terjadi dalam dunia musik pop Jepang. Pengaruh kedua musisi tersebut bisa dirasakan jelas dalam “Soft Touch” yang bermain di ranah Yasutaka mainkan ketika dia membuat lagu untuk Kyary Pamyu Pamyu dengan mengedepankan vokal yang imut serta “Slow Pace” yang dipengaruhi oleh tofubeats.

Pada EP terbarunya kz memainkan modern electropop yang disukai oleh penikmat musik saat ini tanpa kehilangan unsur uniknya, hal tersebut tercermin dalam “Jump Up” yang mempunyai pengaruh EDM yang kuat dengan suntikan synthpop di dalamnya dan “Sweet Clapper” yang berirama manis dengan hook serta beat yang radio friendly. “Darling Darling” berirama nu disco dengan berbagai macam polesan electropop yang ceria. kz masih mengenang masa lalunya bersama Vocaloid dengan membuat “Milky Rally” dengan meniru karya Vocaloid yang pernah ia buat namun dengan rasa yang lebih pop dan universal.

Livetune+ adalah tubuh baru kz dalam mengembangkan sisi pop yang ada di dalam dirinya dan dia berhasil mengkreasikan sisi tersebut dalam “Sweet Clapper”, hook yang wajib ada dalam musik electropop ia keluarkan dalam tujuh lagu yang ada dan sudah memenuhi syarat wajib musik pop yaitu harus catchy dengan beat yang bisa membuat orang bergoyang. Vokal Anna juga diatur dengan baik oleh kz sehingga mampu mengeksekusi semua lagu ini dengan nada ceria serta enerjik. Meskipun kz harus mengalah dan mengikuti beberapa musisi tetapi ia memilih mengalah untuk menang lewat album barunya karena lewat mengalah itu ia bisa membuat musik electropop yang bagus dan mampu menempel di otak dalam waktu yang lama.

8/10

TRACK LIST: (Lagu yang diberi penebalan merupakan key track)

  1. Restart
    2. Sweet Clapper
    3. Milky Rally
  2. Soft Touch (そふとたっち)
    5. Slow Pace (スローペース)
    6. Jump Up
  3. Darling Darling

Leave a Reply