underworld-1

ALBUM REVIEW: UNDERWORLD – BARBARA BARBARA, WE FACE A SHINING FUTURE

underworld bbwfasf

UNDERWORLD
BARBARA BARBARA, WE FACE A SHINING FUTURE
CAROLINE, 2016
Genre: Electronic, Ambient, Techno

Musik elektronik sudah jauh berkembang menjadi sesuatu yang sama besarnya dengan apa yang musik rock lakukan di era 70an. Elektronik sudah menjadi konsumsi pendengar musik arus utama dan membuktikan kedigdayaan dengan berbagai macam festival musik elektronik yang selalu penuh sesak oleh lautan manusia. Semua itu terjadi berkat para tetua musik elektronik yang terus berusaha agar musik ini dikenal oleh orang banyak dan salah satu tetua yang mengusahakan hal tersebut adalah Underworld.

Underworld dikenal sebagai grup elektro yang mengenalkan musik techno ke khalayak ramai di era 90an dan di era awal 2000an lewat lagu-lagunya seperti “Two Months Off”, “Push Upstairs”, “Pearl Girl” dan tentunya “Born Slippy NUXX” yang terkenal berkat masuk ke dalam film Trainspotting dan menjadi salah satu track penting dalam pergerakan Cool Britannia pada pertengahan 90an. Mereka tidak seterkenal The Chemical Brothers dalam soal penjualan karena musik mereka yang ekletik dan lebih berat dari segi sound, namun duo yang terdiri dari Karl Hyde dan Rick Smith merasa kehilangan tempat di dunia musik dalam satu dekade terakhir. Musik mereka tidak lagi ekletik dan terkesan terlalu mengikuti arus utama agar tetap terdengar relevan. Untuk kembali memantapkan dirinya di dunia musik mereka memutuskan mengambil jarak enam tahun dari perilisan album sebelumnya yaitu “Barking” agar bisa kembali dalam keadaan siap untuk memberikan pendengarnya sebuah pengalaman baru dalam musik electro yang cenderung stagnan. Akhirnya setelah menunggu mereka kembali dengan album barunya yang penuh dengan optimisme dalam “Barbara Barbara, We Face A Shining Future”.

Underworld kembali bermain dengan riang dan tanpa  beban, mereka bermain lepas dan tanpa ada tuntutan untuk menjadi berat ataupun terlalu menjual seperti pada track “I Exhale” yang bermain begitu lepas dengan sentruman beat industrial yang nyaman untuk didengar meski berdurasi 8 menit lebih. Techno yang dreamy dibawakan pada “Low Burn” dengan beat-beat bombastis namun tidak berlebihan. “Motorhome” terinspirasi oleh melankolia soft rock dan synthpop. “Ova Nova” melantun dengan lembut dan tenang, kelembutan tersembut dilanjutkan dalam “Nylon Strung” dimana mereka bermain begitu polos tapi tidak melupakan progresivitas dari musik electro yang. Mereka juga menyatukan suara digital dan analog ke dalam lagu ini sehingga ketika lagu ini mencapai drop sebuah sensasi yang berbeda akan muncul dan menambah keindahan musikalitas di dalamnya.

Underworld juga mengenalkan musik electro/techno yang terkenal di era 90’an seperti “If Rah” yang mengenalkan musik acid house dengan tambahan techno yang lebih modern, lagu ini seolah terdengar seperti versi baru dari Primal Scream “Loaded”, kita juga bisa melihat bahwa musik dance 90’an sangat dipengaruhi dengan unsur psychedelic yang tercermin dalam “Santiago Cuatro”.

Dalam album barunya Underworld bermain lebih santai. Tidak ada beat yang terlalu kompleks, musik eksperimental yang berlebihan atau beat yang menggebu-gebu. Mereka mengajak pendengarnya untuk menikmati album electronic yang tidak murahan namun tetap enak didengar sehingga memunculkan suatu rasa yang lain ketika mendengarkan. Lewat album terbarunya, Underworld berhasil menemukan kembali formula mereka di tengah kegaduhan musik electro yang berkembang akhir-akhir ini dan mengembalikan status mereka sebagai grup yang tidak pasaran tapi berpengaruh kepada pendengarnya. Dengan materi seperti ini Underworld menatap masa depan yang sangat cerah untuk kelangsungan band mereka dan genre musik yang mereka usung secara keseluruhan.

8/10

TRACK LIST: (Lagu yang diberi penebalan merupakan key track)

  1. I Exhale
  2. If Rah
  3. Low Burn
  4. Santiago Cuatro
  5. Motorhome
  6. Ova Nova
  7. Nylon Strung

Leave a Reply