ANIME REVIEW: MUSAIGEN NO PHANTOM WORLD

MUSAIGEN NO PHANTOM WORLD (MYRIAD COLORS PHANTOM WORLD)
KYOTO ANIMATION, 2016
Genre: Action, Supernatural, Fantasy, Ecchi, Comedy

 

vlcsnap-2016-04-01-01h00m19s531

Kyoto Animation atau sering disebut KyoAni melakukan hal tergila di tahun 2016. Bukan mereka bukan membuat Haruhi musim ke-3 atau Full Metal Panic musim ke-3 melainkan mengadaptasi light novel yang hanya mempunyai satu volume ketika anime sudah masuk ke dalam tahap produksi dan light novel yang menjadi korban eksperimen KyoAni tersebut bernama Musaigen no Phantom World atau Myriad Colors Phantom World.

vlcsnap-2016-04-01-01h04m16s515

Musaigen mempunyai cerita awal yang cukup menarik dimana penduduk dunia sudah bisa melihat sebuah makhluk bernama “phantom” akibat virus. Virus tersebut memanipulasi otak manusia sehingga mereka yang awalnya tidak bisa melihat makhluk gaib menjadi bisa melihat dan merasakan kehadirannya. Cerita dipusatkan kepada lima anak sekolah yang mempunyai kekuatan untuk menyegel atau memusnahkan phantom. Ada si kutu buku yang lemah dalam praktek bernama Haruhiko, Mai yang jago bela diri, Koito yang tsundere, Kurumi yang loli, Reina yang pemalu. Kelima karakter ini tergabung dalam sebuah klub yang bertugas untuk menyegel atau memusnahkan phantom yang menganggu aktivitas manusia. Sambil menangkap phantom mereka juga menceritakan tentang masa lalu mereka lewat phantom yang mereka temui sambil mencari tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi yang baru muncul di tiga episode terakhir.

vlcsnap-2016-04-01-01h03m23s967

Di saat anime lain tidak punya banyak episode untuk menceritakan apa yang terjadi di light novel KyoAni malah sebaliknya dimana mereka punya banyak episode untuk menceritakan satu buku light novel. Cara anti-mainstream ini bukanlah cara yang tepat karena dapat menimbulkan kebingungan dan teralihnya fokus dari cerita utama yang ingin disampaikan.

vlcsnap-2016-04-01-01h04m45s235

Dari segi adaptasi anime ini sudah salah memilih jalur, lalu bagaimana jika anime ini memilih jalurnya sendiri tanpa melihat light novel? Hasilnya sama hancurnya. Cerita yang seharusnya bisa tersusun rapi dan jelas tidak diambil dan lebih memilih cerita episodik dimana satu episode terkadang tidak berkaitan dengan episode berikutnya atau sebelumnya. Jika ditilik lebih jauh hanya 5 episode yang mempunyai cerita yang jelas dan runut, selebihnya adalah cerita episodik tentang masa lalu mereka serta cerita filler yang dibuat untuk memenuhi ruang 13 episode tanpa ada penjelasan yang konkret tentang apa yang terjadi. 75% konten cerita di hampir tiap episodenya hanyalah monster of the week dimana tiap minggunya mereka harus mengalahkan monster dengan melupakan jalur awal cerita.

vlcsnap-2016-04-01-01h01m35s084

Karena sudah tidak fokus dengan apa yang mau diceritakan maka tidak heran plothole terjadi di banyak sektor, banyak hal yang tidak tersampaikan dengan baik padahal jika KyoAni mau menggali dan berpikir lebih dalam lagi hal itu bisa tersampaikan namun yang disajikan adalah cerita dongeng yang dipelintir.

Hal berikutnya yang cukup fatal dari Musaigen adalah Haruhiko sudah memberikan spoiler atau bocoran sebelum pertunjukan dimulai di setiap episode sehingga cerita sudah dapat ditebak akan mengarah ke mana. Teori dan penjelasan saintifik yang diberikan di awal seolah menjadi kosong karena teori tersebut hanya memegang peranan kecil dalam cerita. Penyampaian cerita juga tidak ada yang spesial malah terkesan seperti angin lalu karena inkosistensi yang terus muncul dari segi plot.

vlcsnap-2016-04-01-01h05m32s774

Komedi yang Musaigen berikan terkesan tanggung dari segala sisi. Dosis komedi yang mereka berikan diberikan sudah usang dan banyak dipakai di anime apalagi Musaigen terus memberikan joke yang memancing nafsu penontonnya, alih-alih menjadi sesuatu yang komikal malah menjadi sesuatu yang membosankan dan garing. Situasi komikal yang ada juga sudah klise dengan eksekusi punchline yang biasa saja.

vlcsnap-2016-04-01-01h01m02s839

Pengenalan karakter di anime ini berjalan cukup mulus tapi tidak semua karakter. Karakter yang ada juga tidak menolong anime ini meski setiap karakter sudah menempuh drama masa lalu demi pengembangan karakter. Namun itu semua menjadi tidak berarti karena karakter yang ada terlihat bland dan generik seperti Haruhiko yang menjadi satu-satunya karakter utama pria dalam anime ini dan selebihnya adalah cewek-cewek yang siap memenuhi linimasa media sosial dengan status “waifu musiman”,best girl” atau “cute”.

vlcsnap-2016-04-01-00h58m42s828

Terlepas dari animasi KyoAni yang selalu sukses membuat penontonnya terpancing akan presentasi visualnya yang megah, Musaigen tetap berantakan. Ketidaksinambungan antara yang satu dengan yang lainnya serta cerita yang tidak konsisten membuat konsep awal dari anime ini yang awalnya terlihat padat dan menarik untuk diikuti seolah menjadi terbuang sia-sia karena anime ini terlalu banyak bermain dengan filosofi secara teoritis namun malah mengabaikan faktor penyampaian cerita yang to the point karena eksekusi jalan cerita yang begitu membosankan. Anime ini terlalu banyak memutar-mutar penontonnya sampai pusing dan kehilangan titik keseimbangannya. KyoAni tetap tidak bisa melawan musuh terbesar mereka yaitu membuat cerita fantasi yang setidaknya lumayan dan tidak terburu-buru dan tanggung dalam penyampaiannya.

Setelah semuanya terjadi siapa yang patut disalahkan atas semua ini? Jawabannya mungkin phantom yang menyerang studio KyoAni sehingga hasilnya seperti ini.

vlcsnap-2016-04-01-01h02m39s726
TL;DR KyoAni

2/10

One thought on “ANIME REVIEW: MUSAIGEN NO PHANTOM WORLD

Leave a Reply