asian-kung-fu-generation-mexico

SINGLE REVIEW: ASIAN KUNG-FU GENERATION – RE:RE: (SINGLE VERSION)

ASIAN KUNG-FU GENERATION - ReRe

ASIAN KUNG-FU GENERATION
RE:RE: (SINGLE VERSION)
KI/OON, 2016
Genre: Rock, Alternative Rock, Indie Rock

Asian Kung-Fu Generation tidak butuh waktu lama untuk merilis single terbarunya setelah “Right Now” yang dirilis pada awal tahun kemarin. Untuk single terbarunya kuartet indie rock ini memilih untuk membawakan ulang lagu lama mereka berjudul “Re:Re:” yang ada di album kedua mereka “Sol-Fa” yang telah dirilis pada tahun 2004. Versi 2016 dari lagu ini juga menjadi lagu pembuka untuk anime “Boku Dake ga Inai Machi” dan sukses membawa band ini kembali mendapat tempat di pecinta anime setelah tidak lama membawakan lagu untuk anime. Lagu ini beserta seluruh lagu dari album “Sol-Fa” akan dibawakan ulang dalam proyek self cover album mereka dan akan dirilis pada musim gugur 2016.

Versi terbaru dari Re:Re: mengambil pola yang sama seperti versi live yang direkam pada penampilan mereka di Yokohama Arena pada tahun 2006 dan masuk ke album kompilasi “Feedback File” namun dengan sound yang lebih rapi dan terkesan memindahkan lagu ini dari live version ke studio version tanpa ada improvisasi yang berarti. Lagu ini juga mempunyai penutup yang hampir sama ketika mendengar penutupan lagu secara live sehingga menguatkan pernyataan di atas.

Namun versi terbaru ini mempunyai banyak kelemahan terutama di bagian musik yang terkesan tidak bertenaga dan terdengar malas. Vokal dari Gotoh sendiri terkesan lesu dan tidak seperti versi terdahulu dimana Gotoh mengeksekusi lagu ini dengan vokal yang lantang serta emosional sehigga maksud dari lagu yang bermakna ingin mengulang kembali waktu agar terus bisa dekat dengan seseorang bisa tersampaikan dan diresapi oleh telinga pendengarya.

Versi terbaru dari Re:Re: tidak bisa meneruskan legacy dari apa yang sudah mereka kerjakan sebelumnya dan menunjukkan bahwa Asian Kung-Fu Generation perlahan mulai mengendur. Tidak ada improvisasi vokal Gotoh atau musik yang mentah namun terdengar melodius, semua terdengar rapi dan datar. Mereka bermain terlalu aman dalam upaya self-cover lagu ini.

Jika Asian Kung-Fu ingin menunjukkan wajah kematangan dan kedewasaan mereka dengan lagu ini berarti mereka telah terkena penuaan diri dengan menurunkan standar yang terlalu jauh dari apa yang sudah mereka kerjakan sebelumnya.

Leave a Reply