david-bowie-blackstar-video-still-2015

ALBUM REVIEW: DAVID BOWIE – BLACKSTAR

david bowie blackstar

DAVID BOWIE
BLACKSTAR
RCA, 2016
Genre: Jazz, Art Rock, Jazz Rock, Experimental Rock

Apa yang kamu lakukan jika kamu mengetahui hari dimana kamu akan meninggal? Jika kamu adalah seorang superstar dan legenda di dunia rock maka kamu harus mengikuti cara almarhum David Bowie. Musisi nyentrik dan revolusioner ini merilis album ke-25 nya yang diberi judul “Blackstar” tepat dua hari sebelum ia meninggal. Bowie tahu jika dia sudah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa dan membuat “Blackstar” sebagai perpisahan dan surat wasiat kepada fansnya dan sebuah ode terhadap perjalanan karir Bowie mulai dari menjadi Ziggy Stardust sampai sekarang.

Bowie membuat album ini dengan kondisi kesehatan yang sudah mulai menurun semenjak album “The Next Day” pada taun 2013 kemarin, kanker yang ia derita tidak ingin ia umbar ke publik agar publik tidak menaruh rasa iba dan sebagai pembuktian bahwa hanya kematian yang bisa menghalangi Bowie untuk berkarya. Seolah mengetahui bahwa hidupnya tidak akan lama lagi maka dengan sisa waktu yang dipunya ia membuat “Blackstar” dengan mengambil jazz sebagai latar musiknya dan membawa musik tersebut ke dalam spektrum yang lebih luas.

Pembuka album yaitu “Blackstar” dikemas dalam dua bagian, bagian awal lagu ini bermain di jazztronica lalu bagian akhir lagu ini bermain di ranah avant-garde jazz dengan memasukkan fantasi liar akan kematian. “’Tis A Pity She Was a Whore” bermain dengan luwes di alternative dan jazz-rock sehingga lagu ini tidak terdengar jadul dan unik. Pengaruh drum n bass ditranslasikan dengan musik jazz-pop dalam “Sue (Or in a Season of Crime)” sehingga terdengar kontemporer. “Girl Loves Me” mencampurkan gothic rock, post-punk, experimental rock dan jazz ke dalam satu lagu, sebuah pencampuran yang gila. Bowie bernyanyi dengan gaya flamboyannya dalam “Dollar Days” yang terinspirasi oleh soft rock. “I Can’t Give Everything Away” adalah track yang seharusnya Bowie kerjakan bersama Yellow Magic Orchestra di era synthpop. Pendengar akan dibuai oleh sound synth yang khas dengan pattern musik proto-synthpop yang mengambil dasar dari tropical music.

Momen paling dramatis di album ini bisa digambarkan dalam “Lazarus” yang terinspirasi dari sosok yang dibangkitkan kembali oleh Jesus setelah kematiannya. Pesan yang disampaikan oleh lagu yang pelan ini sangat gamblang mulai dari bait pertama lagu ini sampai selesai dimana Bowie ingin menegaskan bahwa karya serta pengaruh yang sudah pernah ia buat tidak akan pernah mati meskipun raganya telah tiada. “Lazarus” juga menjadi pesan untuk pendengarnya bahwa ia siap untuk meninggalkan dunia fana menuju alam baka dalam lirik “You know, i’ll be free/just like that bluebird/now ain’t that just like me”.

Album terakhir Bowie bukan hanya menjadi album yang sarat akan isyarat kematian namun lebih dari itu Bowie mengemas tujuh lagu di album ini dengan sangat maksimal dan terdengar fresh jika berpatokan pada musik jazz, Bowie juga masih luwes dalam bereksperimen meski suara dia sudah mulai tertatih-tatih di beberapa note namun dia pintar mengakali itu semua dengan mengambil musik jazz sebagai pakem bermusiknya untuk album ini. Bowie dalam “Blackstar” memberikan semua yang terbaik dari dia di sisa umurnya yang menipis tanpa ada sisa dan hal ini sangat jarang terjadi oleh musisi tua apalagi musisi yang umurnya sudah di tepi batas. “Blackstar” bukan hanya sekedar wasiat atau pesan tersembunyi untuk pendengar musik dan penggemarnya bahwa sebentar lagi umurnya di dunia akan habis, album ini mampu berdiri sendiri tanpa harus terikat dengan kematian Bowie dan membawa Bowie dalam level musikalitas yang lebih tinggi lagi daripada album sebelumnya. Lewat album ini nama Bowie bukan hanya dikenal sebagai musisi yang revolusioner namun dikenal juga sebagai musisi yang tetap berjuang dan berusaha dalam detik terakhir hidupnya untuk memberikan karya yang berkualitas dan abadi. Thank you Starman for the fighting spirits that you teach for us on your last album.

9/10

TRACK LIST: (Lagu yang diberi penebalan merupakan key track)

  1. Blackstar
  2. ‘Tis a Pity She Was a Whore
  3. Lazarus
  4. Sue (Or in a Season of Crime)
  5. Girl Loves Me
  6. Dollar Days
  7. I Can’t Give Everything Away

Leave a Reply