original

ALBUM REVIEW: KANA-BOON – ORIGIN

KANA-BOON - Origin

KANA-BOON
Origin
KI/OON, 2016
Genre: Alternative Rock, Indie Rock

Pada pertengahan 2000an tepatnya sekitar tahun 2004 – 2008 genre alternative rock/indie rock menikmati masa jayanya kembali dengan memadukan musik yang mengandalkan riff gitar yang cepat dengan level catchy yang setara dengan pop. Berkat formula tersebut musik ini mampu mencuri perhatian dunia sampai menjadi fenomena musik pada kala itu dan legacy itu ingin dicoba untuk dibuat kembali oleh kuartet asal Osaka bernama Kana-Boon di album ketiganya.

Kuartet yang terkenal berkat musik alternative rock yang cepat serta enak didengar ini mengambil jalur yang berani di album ketiganya yang berjudul “Origin” setelah dua album sebelumnya mereka memadukan nomor cepat dengan gitar yang jangly dan ritmik. Pada album ketiganya mereka memilih untuk serba cepat dan terdengar mulai dari lagu pembukanya yaitu “Open World” yang memainkan musik indie rock cepat dengan riff gitar garage rock. seperti perpaduan antara Pavement dan Sonic Youth. “Run and Run” adalah nomor melodik yang merupakan perpanjangan tangan dari track mereka sebelumnya yaitu “Sillhouttes”. Mereka bereksperimen dengan cara mereka sendiri dalam “Origin”. Lagu penutup film Boruto “Diver” dan “Stand By Me” dipengaruhi oleh power pop.

Sesuai dengan judul albumnya “Origin” adalah bentuk dedikasi mereka terhadap origin dari musikalitas mereka yang terpengaruh oleh sound indie rock pertengahan dekade awal millenium, tidak heran banyak track dari album ini terinspirasi oleh band serta musik yang terkenal di era tersebut seperti Bloc Party di era album Silent Alarm (“Kijou, Tsuzuru, Shisou”, “Kakumei”), dance punk/noise rock khas Death From Above 1979 dan Japandroids (“Anger In The Mind”), post-punk revival (“Indifference”).

Meskipun mereka banyak bermain kencang di album ini mereka tidak melupakan nomor pop dengan iringan musik alternative rock yang asyik seperti “Nandemonedari” yang bercerita tentang seseorang yang shopaholic dengan musik britpop dan indie rock, “Talking” yang pernah menjadi lagu pembuka anime Subete ga F ni Naru bermain di nada santai dengan funk rock sebagai pemanisnya dan “Goodbye” yang diilhami oleh groove dari jazz rock dan indie pop.

This album sounds bigger and bolder than their previous work. Kana Boon bermain lebih agresif dan mempunyai mindset yang besar dalam membentuk kedua belas lagu yang ada di album ketiganya sehingga sound di album ini begitu keras disertai dengan hook yang mantap. “Origin” memang memuat banyak tribute kepada band kesukaan mereka namun mereka masih dapat membuat musik dengan gaya mereka sendiri tanpa harus terpaku oleh gaya musik pendahulu mereka dan hal tersebut membuat album ini berbeda dengan album alternative rock saat ini. Album ini semakin memantapkan mereka sebagai band Jepang yang tidak pernah kehabisan akal dalam membuat musik alternative yang lembut untuk dicerna namun tajam dalam bermusik.

8/10

TRACK LIST: (Lagu yang diberi penebalan merupakan key track)

  1. Open World 「オープンワールド」
  2. Kijou, Tsuzuru, Shisou「机上、綴る、思想」
  3. Nandemonedari 「なでもねだり」
  4. Run and Run 「ランアンドラン」
  5. anger in the mind
  6. Indifference 「インディファレンス」
  7. talking
  8. Goodbye 「グッドバイ」
  9. Kakumei 「革命」
  10. Diver 「ダイバー」
  11. Stand By Me 「スタンドバイミー」
  12. Origin

Leave a Reply