bumpofchicken

ALBUM REVIEW: BUMP OF CHICKEN – BUTTERFLIES

BUMP OF CHICKEN - Butterflies

BUMP OF CHICKEN
BUTTERFLIES
TOY’S FACTORY, 2016
Genre: Alternative Rock, Pop Rock, Pop

Menjadi up-to-date adalah pilihan setiap orang terutama di era serba digital, semuanya ingin mengikuti trend agar terlihat gaul atau tetap relevan di mata orang. Hal tersebut juga terjadi dalam dunia musik dimana banyak band yang sudah dianggap senior dan terkenal mencoba jalur musik kekinian agar karyanya masih bisa diterima di masyarakat yang serba elektronik ini. Contoh band yang bisa menggambarkan kondisi ini adalah Coldplay dengan album ketujuhnya yaitu “A Head Full of Dreams” dan di Jepang ada Bump of Chicken dengan album kedelapannya yaitu “Butterflies”. Kedua album tersebut menempuh jalur kekinian dengan memainkan banyak warna dan memasukkan influence yang sekarang sedang digandrungi oleh orang-orang khususnya anak muda ditengah menuanya umur personil band (Bump of Chicken menggunakan kata “BFLIESBMPCHKN” di cover album baru mereka seperti anak-anak gaul sekarang yang banyak menghilangkan huruf vokal dan menggunakan huruf kapital).

Seperti yang sudah dibahas, “Butterflies” adalah sebuah album modern pop rock yang memang relevan untuk saat ini di era EDM bisa bergabung dengan genre lainnya dan banyak band yang mencoba memasukkan EDM-style sound agar bisa mencuri perhatian penggemar apalagi setelah mereka berkolaborasi dengan Hatsune Miku dan Livetune. EDM yang kental muncul pada “Butterfly” yang mengambil pola awal seperti lagu Avicii “Wake Me Up”, mereka menciptakan atmosfir dreamy dan grand dalam “GO” dan “You Were Here” yang disajikan dengan nada polos dan chill dari electro music. Tidak semua percobaan electro mereka berjalan mulus seperti pada “Parade” yang terlalu banyak menggunakan auto tune.

Mereka mencoba untuk relevan dengan pasar musik alternative yang menginginkan nada yang folk rock/Americana dalam “Kodoku no Gasshou” serta musik pop rock yang grand seperti Imagine Dragons dalam “Fighter” dengan tambahan new wave. Selebihnya adalah alternative rock standar seperti lagu pembuka anime Kekkai Sensen “Hello, world!” yang mengalun dengan sound power pop dan “Oogaman Taikai” mencoba sound pop rock 90’an ala Spitz.

Nomor medium dan ballad yang tersaji disini dibawakan dengan baik dan membawa kesan berbeda seperti “Colony” yang ambisius dengan selipan gospel di akhir dan “Ryuuseigun” yang mengambil konsep musik shoegaze dan dibawakan dengan gaya mereka.

Banyaknya drum machine, sequencer, synth sampai musik yang berbau EDM membuat Bump of Chicken menjadi semakin elektrik di album kedelapannya, konten dari album ini menggabungkan musik pop dan musik rock yang sedang happening saat ini sehingga mendengarkan “Butterflies” terasa seperti mendengarkan album yang mengikuti trend dan warna mereka di sini tidak terlalu kelihatan. Untungnya band ini diselamatkan dari krisis identitas di album ini dengan nomor-nomor mellow dan ballad dieksekusi dengan sangat baik. Bump of Chicken memang peka akan trend musik sekarang dengan “Butterflies” namun ketika trend itu berakhir album ini hanya menyisakan ballad yang rapi dan sisanya akan cepat dilupakan.

6/10

TRACK LIST: (Lagu yang diberi penebalan merupakan key track)

  1. GO
  2. Hello, world!
  3. Butterfly
  4. Ryuuseigun 「流星群」
  5. Houseki ni natta Hi 「宝石になった日」
  6. Colony 「コロニー」
  7. Parade 「パレード」
  8. Oogaman Taikai 「大我慢大会」
  9. Kodoku no Gassou 「孤独の合唱」
  10. You were here
  11. Fighter 「ファイター」

Leave a Reply