gen-hoshino

Album Review: GEN HOSHINO – YELLOW DANCER

yellow_dancer

GEN HOSHINO
YELLOW DANCER
VICTOR, 2015
Genre: Funk, R&B, Soul, Jazz

Gen Hoshino tahu jika tren musik sekarang lebih condong ke funk maka dari itu solois yang merangkap sebagai gitaris dari band instrumental Sakerock ini mencoba menaggalkan status musisi folk yang ia emban dalam tiga album sebelumnya dalam karya terbarunya yang berjudul “Yellow Dancer”. Tidak hanya funk yang diumbar dalam album keempatnya, album ini juga menawarkan nomor-nomor yang didedikasikan kepada black music seperti jazz, funk, disco, soul, R&B, swing serta rock n roll.

Dedikasi terhadap musik tersebut sudah mulai tampak ketika memasuki tiga track pembuka yaitu “Toki yo” dimana permainan musik synthpop yang pernah dipopulerkan oleh Yellow Magic Orchestra di era album awal mereka dengan permainan synth yang ortodoks dimunculkan. “Week End” bermain di ranah funk/disco dengan mengambil estetika musik dari Earth, Wind, and Fire terutama pada lagu “September” dan berlanjut di “Sun” yang masih bermain di disco.

Permainan soul dengan piano jazz dimainkan dalam track mellow “Miss You” yang terdengar seperti versi Jepang dari “Stay With Me” kepunyaan Sam Smith. Sesuai dengan judulnya “Soul” memainkan nada neo-soul modern dengan pendekatan ala Maxwell, Jamiroquai dan Lauryn Hill. Hoshino masih menyimpan satu track folk yang stripped down dalam “Kuchizuke”. “Jigoku te naze warui” bermain di rockabilly. “Sakura no Mori” mencoba bermain di ranah minneapolis groove dengan balutan musik ala Motown. Seolah ingin menghidupkan kembali nuansa pada saat dia bermain di Sakerock, Gen Hoshino memainkan “Crazy Crazy” yang bernuansa rock n roll. Sementara “Snow Men” memainkan nada modern soul. “Down Town” yang dipengaruhi oleh groove dari musik Latin dengan sedikit sentuhan musik salsa. “Yoru” bermain dengan musik yang mellow namun sayang suara Hoshino terdengar off the beat terutama di bagian falset. “Friend Ship” bermain di ranah funk dengan imbuhan marimba dan berbagai macam percussion lainnya.

Album yang telah menduduki posisi juara di Jepang dan berhasil terjual sebanyak 250 ribu kopi ini bisa dikategorikan sebagai white soul karena Hoshino mencoba menginterpretasikan musik yang kebanyakan dimainkan oleh musisi kulit hitam ke dalam gayanya dia sendiri. Nada-nada funk/R&B yang mendominasi album ini terdengar cukup luwes dan dikerjakan dengan matang sehingga album ini bisa membawa pendengarnya kembali ke jaman dimana disco dan soul music mengalami masa jayanya.

Vokal Hoshino yang berada di pertengahan antara tinggi dan rendah menjadi suatu keuntungan sekaligus suatu jebakan di album ini karena di beberapa titik terutama nomor upbeat dan medium beat Hoshino dengan luwes memainkan vokalnya dan meliuk bersama geliat musik yang dancy namun ketika bermain di note yang mellow Hoshino seolah kehilangan dan beberapa track mellow menjad kurang menggigit.

Kali ini Hoshino cukup berhasil dalam membawakan black music yang terbilang cukup tricky untuk dilakukan apalagi jika sebelumnya tidak sepenuhnya mendedikasikan musiknya kepada jenis musik tersebut dan dari segi vibe Hoshino mengeksekusi keempat belas lagu dengan tone yang asyik meski tidak sepenuhnya berhasil karena bagaimanapun juga soul music masih mengedepankan suara daripada suasana.

7/10

TRACK LIST: (Lagu yang diberi penebalan merupakan key track)

  1. Toki yo
  2. Week End
  3. SUN
  4. Miss You
  5. Soul
  6. Kuchizuke
  7. Jigoku te naze Warui
  8. Nerd Strut
  9. Sakura no Mori
  10. Crazy Crazy
  11. Snow Men
  12. Down Town
  13. Yoru
  14. Friend Ship

2 thoughts on “Album Review: GEN HOSHINO – YELLOW DANCER

Leave a Reply